Begini Tanda Hubunganmu Tak Layak Diperjuangkan Lagi!

Begini Tanda Hubunganmu Tak Layak Diperjuangkan Lagi!
Yakin hubungan kalian masih layak untuk diperjuangkan?

Ada di mana momen menjadi begitu awkward dan kamu tetap merasa seperti seorang diri walaupun statusmu in-relationship. Momen di mana hubungan kamu tak layak diperjuangkan lagi. Mau bagaimanapun kamu berusaha, pasangan tak lagi mau diajak kerjasama, hubungan enggan lagi dijaga oleh kedua pihak, hanya kamu yang berusaha.

Hubungan pasti mengalami konflik dan pertengkaran, namun kali ini hal itu tak berakhir manis dan tak solutif. Seakan konflik dan pertengkaran kalian diakhiri dengan sama-sama diam dan tak mempedulikannya. Di saat inilah kamu harus mengambil sikap dan berpikir rasional, benarkah hubungan ini sudah tak layak diperjuangkan lagi?

Masalah sepele selalu menjadi besar

Setiap masalah kecil pasti dibesar-besarkan [google]

Ya, “selalu” di sini harus digarisbawahi. Ketika pasangan salah bicara, tak ada kabar, melakukan kesalahan sepele, telat datang, atau kesalahan kecil apapun, kamu langsung berasumsi dan berpikir negatif. Begitu juga sebaliknya, pasanganmu enggan memaafkan kamu yang hanya melakukan kesalahan kecil. Ketika situasi memburuk, tak ada penyelesaian, berakhir dengan argumen yang dipenuhi kata kasar ataupun bersifat menyerang. Tak ada lagi kemauan untuk menjaga hubungan, seakan hubungan kalian kalah kuat dengan kesalahan-kesalahan kecil tersebut.

Merasa tidak dibutuhkan

Merasa tak lagi dibutuhkan

Dia tak lagi membutuhkan dirimu, ataupun sebaliknya. Seolah-olah kamu atau pasangan dapat menyelesaikan “semua hal” sendirian. Bahkan perihal hubungan, tak ada lagi komunikasi yang intensif untuk membicarakan atau setidaknya menjelaskan apa yang sedang terjadi pada hubungan kalian. Apa kamu masih ingat kapan terakhir dia memujimu? Atau setidaknya menanyakan kabar hubungan kalian?

Kamu tak lagi bisa bersenang-senang bersama pasangan

Bosan dan selalu berakhir dengan berdebat

Cinta itu penuh dengan kesenangan. Kalau saja dirimu atau pasangan lebih senang bersenang-senang dengan orang lain dan bukan pasanganmu sendiri, apakah hubunganmu masih layak untuk diperjuangkan? Seharusnya hubungan kalian bisa membuat kalian bahagia dan penuh dengan tawa, bukannya menjadi cemberut, marah-marah, apalagi frustasi. Kalau pasangan tidak lagi bisa membuatmu tersenyum, tidak mau menyemangatimu, dan mendorongmu jadi pribadi yang terbaik, sepertinya hubunganmu sudah tak layak diperjuangkan lagi!

Kepercayaan sudah rusak dan tak bisa diperbaiki lagi

Sudah tak lagi percaya satu sama lain

Entah karena suatu kejadian ataupun salah paham, kadang dapat merusak kepercayaan yang kalian bangun bertahun-tahun. Tapi apabila kepercayaan itu telah rusak berantakan, dan salah satu pihak tak mau memperbaiki ataupun setidaknya mendengarkan penjelasan, lebih baik ambil sikap terhadap hubunganmu. Kadang, tak semua yang rusak bisa diperbaiki, kadang memang harus diganti.

Tidak ada lagi keintiman

Tak lagi mau disentuh

Keintiman tak hanya mengenai seks dan olah tubuh. Keintiman dapat berupa sentuhan, perhatian, dan semangat untuk terus menjaga hubungan kalian tetap tumbuh dan terawat. Kalau sekarang salah satu dari kalian seudah risih untuk melakukannya lagi, yakin masih mau bertahan? Sepertinya itu tanda bahwa hubungan kalian sudah tak dapat diperjuangkan lagi.

Tak lagi saling mencintai

Ikhlaskan saja, dia sudah tak bisa bahagia bersamamu

Apa benar cinta bisa kadaluarsa? Mungkinkah cinta akan mati? Tentu bisa! Ketika itu terjadi, komitmen kalianlah yang akan mempertahankannya. Kamu bertahan dengan pasangan karena tak mau menjadi jomblo atau kamu tidak sanggup menghadapi sulitnya memutuskan hubungan. Atau mungkin kamu tidak ingin mengecewakan teman-teman atau keluarga yang sudah mendukung hubungan kalian. Apapun alasannya, jika bukan karena cinta yang disertai dengan komitmen, kamu tak perlu terus bertahan dalam hubungan tersebut. Kasihanilah dirimu sendiri dan kasihanilah pasanganmu jika dia tak lagi bisa bahagia bersamamu.